Search

AKHIR DARI PENANTIAN PANJANG HIGHTIME REBELLION

by 1:40 PM 0 comments

 hightime rebellion


Album perdana Hightime Rebellion Berjudul Neurobic, dirilis secara mandiri.

Hightime Rebellion, band asal Jakarta, resmi melepas album perdana mereka bertepatan dengan Dirgahayu ke-72 Republik Indonesia, 17 Agustus 2017 lalu. Berjudul Neurobic, album ini telah dikerjakan oleh grup yang meleburkan pop dengan funk, dance, hingga psychedelic ini sejak awal 2012 lalu.

Dalam pemilihan judul album yang dirilis secara mandiri ini, band yang kini diisi oleh gitaris sekaligus vokalis Rendy Surindrapati, vokalis Miyane Soemitro, bassist Pulung Wahyuaji, penggebuk drum Reza Arafat, dan gitaris Warman Nasution ini mengaku terinspirasi oleh buku berjudul Keep Your Brain Alive karya Lawrence C. Katz.

“Kebetulan saja baca buku itu pas lagi mau kasih judul album. Buku itu tentang senam otak supaya berumur makin panjang; kami berharap musik dalam album ini juga memiliki manfaat yang sama,” ungkap Miyane.

Sedangkan benang merah antara lagu-lagu dalam album Neurobic, Rendy menjelaskannya dengan singkat tapi pasti: “Makna keseluruhan album tanpa disadari isinya tentang kebingungan, penghiburan, kepenatan dan perjuangan.”

Tertunda dirilis selama lima tahun, Hightime Rebellion mengungkapkan ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Mulai dari kesalahan pengerjaan sampul album, tidak puas dalam pengerjaannya, lambatnya kinerja manajemen dan label rekaman, hingga dua gitaris mereka yang memutuskan untuk mengundurkan diri dari band.

“Pada 2014 hingga 2016, kami sempat vakum tampil dan akhirnya memutuskan untuk move on dari Neurobic dengan formasi baru ini. Akhirnya pada 2016 lalu kami sempat merilis album mini FREQ yang berisi tiga lagu. Dalam album mini tersebut kami sangat menikmati proses rekamannya; mulai dari workshop, bertukar ide dengan teman-teman produser, hingga merilisnya. Setelah tidak dihantui dengan rasa tidak puas dan segala hambatan dalam album Neurobic, kami akhirnya memutuskan merilisnya pada 17 Agustus 2017,” jelas Rendy.

 hightime rebellion

Neurobic berisi sebelas lagu yang proses rekamannya dilakukan di Jakarta dan Bandung. Dalam proses mixing, mereka dibantu oleh Dono Firman, Dimas Martokoesoemo, dan Vanco. Sedangkan proses mastering mereka memercayakannya dengan Indra Q.
Hightime Rebellion berharap Neurobic bisa sampai ke telinga para pendengar musik mereka yang telah menunggu dirilisnya album tersebut dan bagi publik yang belum pernah mendengar mereka.

“Lagu-lagu dalam Neurobic akan kami tetap bawakan tetapi akan mengalami perubahan seperti materi-materi terbaru kami. Saat ini kami sedang mempersiapkan materi-materi baru dan hal-hal yang belum pernah Hightime Rebellion lakukan sebelumnya,” tutup Arafat.

Album penuh Hightime Rebellion, Neurobic, sudah bisa didengarkan melalui berbagai layanan musik streaming, salah satunya adalah Spotify: http://bit.ly/hightimeneurobic. Rencananya, album tersebut juga akan dirilis dalam format CD pada beberapa bulan mendatang.

Neurobic - Credit
Producer: Hightime Rebellion
Take at Massive studio, Bandung
Studio Engineer: Indra Severus & Innu
Retake & mixing at ALS studio, Jakarta 
Mixing Engineer: Dono firman, Dimas Martokoesoemo & Vanco
Mixing at Kotak Kecil 1mm, Jakarta
Mastering by Indra Q at Iqala Studio, Jakarta
Artwork : Hightime Rebellion
Cover Design Artwork : Rendy Surindrapati


Media Sosial Hightime Rebellion:

Kontak Hightime Rebellion:
+62-813-8808-2512
hightime.rebellion@gmail.com

0 comments:

Post a Comment